Sabtu, 27 Juli 2013

Peranan PBB dalam Kemerdekaan Indonesia


Nama : Fauzi Maulana Siregar/ SI5

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau yang lebih dikenal dengan nama PBB adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial. Perserikatan Bangsa-bangsa ini didirikan di San Francisco pada 24 Oktober  1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaksdi Washington, DC, namun Sidang  Umum yang  pertama dihadiri wakil dari 51 negara  ini baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London).
 Sejak didirikan di San Francisco pada 24 Oktober  1945 sedikitnya ada 192 negara menjadi anggota PBB. Semua negara yang tergabung dalam wadah PBB menyatakan independensinya masing-masing, selain negara Vatikan dan negara Takhta Suci serta Republik Cina (Taiwan) yang tergabung dalam wilayah Cina pada 1971. Hingga tahun 2007 sudah ada 192 negara anggota PBB. Sekretaris Jenderal PBB saat ini adalah Ban Ki Moon yang berasal dari Korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari2007 sampai dengan sekarang.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional dengan Tujuannya adalah memfasilitasi kerjasama dalam hukum internasional, keamanan internasional, pembangunan ekonomi, kemajuan sosial, hak asasi manusia, dan pencapaian perdamaian dunia. PBB didirikan pada tahun 1945 setelah Perang Dunia II untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa, untuk menghentikan perang antara negara, dan untuk menyediakan panggung  untuk dialog, oleh karena itu PBB sangat berperan penting dalam perang kemerdekaan diIndonesia karena diIndonesia banyak sekali peperangan yang terjadi baik itu dengan dalam negeri maupun dengan luar negeri seperti Belanda.
Peranan PBB dalam ikut menyelesaikan pertikaian Indonesia dengan Belanda diwujudkan dengan dibentuknya Badan Perdamaian yang bertugas menengahi perselisihan dan menjadi mediator dalam perundingan perdamaian Indonesia Belanda.
Yaitu sesuai dengan fungsinya sendiri seperti Fungsi proteksi, yaitu PBB berusaha memberikan perlindungan kepada seluruh anggota. Fungsi integrasi, yaitu PBB sebagai wadah atau forum untuk membina persahabatan dan persaudaraan bangsa-bangsa. Fungsi sosialisasi, yaitru PBB sebagai sarana untuk menyampaikan nilai-nilai dan norma kepada semua anggota. Fungsi pengendali konflik , yaitu PBB sebagai lembaga internasional diharapkan dapat mengendalikan konflik-konflik yang muncul dari sesama anggota sehingga tidak sampai menimbulkan ketegangan dan peperangan sesama anggota PBB.
Fungsi kooperatif , yaitu PBB sebagai lembaga internasional diharapkan mampu membina atau mendorong kerja sama di segala bidang antar bangsa di dunia. Fungsi negoisasi, yaitu PBB diharapkan dapat memfasilitasi perundingan-prundingan antar negara untuk membentuk hukum, baik yang bersifat umum maupun khusus. Fungsi arbitrase, yaitu PBB hendaknya dapat menyelesaikan masalah masalah secara hukum yang timbul dari sesama anggota sehingga tidak menjadi masalah yang berkepanjangan yang dapat mengganggu perdamaian dunia.
Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia setelah proklamasi tercatat beberapa badan Perdamaian yang dibentuk PBB untuk Indonesia, diantaranya adalah :
1.      Komisi Tiga Negara (KTN)
Komisi ini terbentuk akibat dari Agresi Militer Belanda I, yang terdiri dari tiga (3) Negara saja seperti Australia dipilih oleh Indonesia dengan wakil Richard Kirby, Belgia yang dipilih oleh Belanda dan diwakili oleh Paul Van Zealand, dan Amerika Sarikat adalah pihak netral dan diwakili oleh dr.Frank Graham. Yang dibentuk pada tanggal 25 Agustus 1947 dan mulai bertugas diIndonesia pada tanggal 27 Oktober 1947. Dan KTN ini berhasil mengantar pihak Indonesia ke meja perundingan Renville.
2.      UNCI (United Nations Commisions for Indonesia)
Badan perdamaian ini dibentuk pada tanggal 28 Januari 1949 untuk menggantikan Komisi Tiga Negara yang dianggap gagal dalam mendamaikan Indonesia-Belanda. Dan UNCI ini dibentuk sebagai akibat Agresi Militer Belanda II. Yang berperanan dalam mengadakan Perundingan Roem Royen (7 Mei 1949), dan mengadakan Konferensi Meja Bundar di Den Haag Belanda.
UNCI ini dianggap sebagai ganti dari KTN dan bertugas untuk membantu melancarkan perundingan-perundingan untuk mengurus pengembalian kekuasaan pemerintahan Republik Indonesia dan berhak mengajukan usul-usul guna membantu menyelesaikan pertikaian Indonesia-Belanda. Dan beranggota Australia diwakili oleh Chritchley,Belgia diwakili oleh Herremans,dan Amerika Serikat diwakili oleh Merle Cochran.
Selain dari pada peranan PBB yang ikut menyelesaikan pertikaian Indonesia dengan Belanda diwujudkan dengan dibentuknya Badan Perdamaian ada juga peranan PBB baik itu di bidang ekonomi, sosial, budaya, keamanan dan perdamaian dalam perang kemerdekaan diIndonesia adalah sebagai berikut :
a.       Peran PBB dalam Bidang Keamanan, Perdamaian adalah sebagai beikut :
    1. Telah berhasil menyelesaikan sengketa antara Indonesia dan Belanda (masalah Irian Barat).
    2. Membantu menyelesaikan pertikaian dengan Timor-Timur.
b.         Peran PBB dalam Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya
    1. Memberikan bantuan-bantuan kesejahteraan dan pembangunan di Negara-Negara yang sedang berkembang melalui badan-badan khusus PBB, seperti ILO, WHO, FAO, UNESCO, UNICEF, dan IMF.
    2. Penghapusan dalam segala bentuk dominasi rasial.
    3. Penghapusan diskriminasi terhadap wanita yang mencakupi hak, politik, ekonomi, social-budaya, dan kewarganegaraan.
    4. Memberikan bantuan bahan makanan untuk kesejahteraan anak-anak melalui UNICEF.
    5. Penanggulangan berjangkitnya penyakit cacar melalui program WHO.
    6. Memajukan kerja sama internasional tentang ilmu pengetahuan seperti penggunaan tenaga atom / nuklir untuk maksud damai, menyelamatkan bangunan-bangunan kuno Mesir yang terancam genangan air oleh bendungan Aswan dan pemugaran Candi Borobudur di Yogyakarta.
SUMBER DATA :
Agung,Leo dkk.2009.Mandiri Sejarah.Surakarta:Penerbit Erlangga
Wayan,I Badrika.2006.Sejarah untuk SMA Kelas XII.Jakarta:Penerbit Erlangga
http://become-teacher.blogspot.com/2013/02/peranan-dan-tujuan-pbb.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar