Jumat, 26 Juli 2013

kekuasaan VOC di Indonesia

M. ridwan/B/SI III

A.     Latar belakang kedatangan bangsa-bangsa eropa ke dunia timur (far east)
Berakhirnya masa kegelapan (dark age) di eropa dengan munculnya era renaisance ternyata membawa malapetaka bagi bangsa-bangsa diasia dan afrika. Hal ini dikarenakan kemajuan yang dicapai oleh orang-orang eropa dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak pada berkembangnya kolonialisme dan imperialisme. Bangsa-bangsa timur, termasuk Indonesia adalahnegara yang kaya akan sumber daya alamnya sehingga menjadi daya tarik untuk dijadikan daerah koloni. Latar belakang dan proses perkembangan perluasan kolonialisme dan imperialisme bangsa-bangsa eropa dibidang politik,ekonomi dan politik sbb :
1.      Dominasi gereja katolik terhadap segala aspek kehidupan
Dominasi gereja menjadikan manusia tidak memiliki semangat hidup karena gereja mendoktrin bahwa tugas manusia hanyalah berdoa dan berdoa untuk mengingat kematian (momentomori) bahwa besok mereka akan mati hal ini menjadikan kebebasan berpikir berdasarkan akal dan logika terabaikan, semua kebenaran yang datangnya dari gereja harus diterima tanpa boleh dibantah, seperti teori yang dikeluarkan oleh gereja bahwa bumi ini datar dan tak berujung, matahari mengelilingi bumi (geosentris).puncak dari kekuasaan gereja yang tidak terbatas (absolutely power) adalah dengan dikeluarkannya surat penebusan dosa (indulgensia), setiap orang akan terbebas dari dosa setelah menyerahkan uang kepada gereja untuk membeli surat tersebut. Pada abad ini, lahir filsuf-filsuf ternama seperti Socrates,plato, aristoteles, descrates dll.
2.      Penemuan-penemuan baru pada masa renaissance
Awal abad ke-15 eropa memasuki sebuah fase baru yang mampu menggantikan dominasi gereja dalam kehidupan. Yang dikenal disebagai renaisence (kelahiran kembali), maksudnya adalah, lahirnya kembali peradaban yunani dan romawi, abad renaisence ditandai dengan munculnya ilmuan dan filsuf sbb:
Ø  Johan guttenberg, penemu mesin cetak
Ø  Nicholaus coppernicus, mengungkapkan bahwa bumi ini berputar pada asnya, bulan mengelilingi matahari dan bumi, serta planet-planet lainnya semua mengelilingi matahari;
Ø  Galileo galilei, pada 1609 galileo menyatakan dukungannya terhadap kopernicus, setelah berhasil membuat sendiri teleskop;
Ø  Martin luther, pencetus Kristen protestan yaitu penentang terhadap indulgensia. Menurutnya penyelamatan hanya dating lewat kepercayaan dan dengan berkat tuhan bukan melalui perantaraan gereja, gerakan lain yang dilakukan luther adalah menterjemahkan bibble kedalam bahasa jerman.
3.      Konstantinopel di kuasai oleh kerajaan turki utsmani
Pada tahun 1453 sultan utsmani 11 yang bergelar alfatih menyerang konstantinopel dan berhasil. Dengan dikuasainya konstantinopel berakhirlah riwayat kekaisaran romawi, dengan demikian pusat perdagangan rempah-rempah diinstanbul dikuasai para pedagang muslim.
4.      Semangat 3G (gold, glory, gospel) dan rempah-rempah
Latar belakang kedatangan orang-orang eropa kedunia timur juga didasari oleh semangat 3G, yakni semangat mencari kekayaan, ekonomi, kejayaan politik,dan menyebarkan agama Kristen. Reconguesta adalah semangat penakhluk terhadap orang-orang yang beda keyakinan.melalui reconguasta, semangat gospel semakin kuat, sehingga semangat penakhlukan terhadap orang-orang atau bangsa yang menghalangi tujuan mereka
5.      Adanya sejumlah penjelajah samudra yang menemukan rute baru perdagangan
adanya teori bahwa bumi ini bulat merangsang para pelaut dan para pedagang untuk lebih berani menjelajah ketempat yang asing. Berikut para pelaut yang berhasil menjelajah mencapai dunia timur :
Ø  Bartholomeus Diaz, Adalah seorang pelaut berkebangsaan portugis, yang melakukan pelayaran pertama kali menyusuri pantai  barat afrika kearah timur hingga tanjung harapan/tanjung pengharapan yang baik (cape of a good hope) yang terletak diujung benua afrika pada tahun 1486.
Ø  Cristopher Colombus, Adalah pelaut kebangsaan Italy yang bekerja untuk kerajaan spanyol dengan tiga kapalnya pinta, mina dan maria pada 1492ia berlayar melintasi samudra atlantik menuju kebenua eropa dan mendarat dikepulauan yang menurutnya benua baru yang disebut benua amerika. Colombus menganggap penduduk asli benua itu sebagai bangsa india, padahal bukan sama sekali, oleh karena itu hingga sekarang penduduk asli tetap disebut oleh masyarakat dunia sebagai orang Indian.
Ø  Vasco da Gama, Adalah pelaut berkebangsaan portugis, sekaligus pelaut eropa yang berhasil pertama kali mencapai Calicut, Goa di india pada tahun 1498. Ia menggunakan jalur yang dulu dibuka oleh pendahulunya batholomeus diaz. Digoa, portugis mendirikan kantor(konsi) dangang pertama diasia.
Ø  Alfonso de Albuquerque, Adalah pelaut berkebangsaan portugis yang pernah menjabat sebagai gubernur dikantor dagang digoa. Dari india, ia kemudian meneruskan pelayaran kearah timur pada tahun 1511, rombongannya berhasil mencapai malaka disemenanjung melayu. Saat itu malaka merupakan salah satu pelabuhan transito teramai diasia tenggara. Setahun berikutnya, 1512, barylah kapal portugis berhasil sampai dimaluku.
Ø  Ferdinand de Magelhaens, Adalah pelaut berkebangsaan portugis tetapi bekerja untuk spayol. Dalam pelayaran yang dimulainya tanggal 10 agustus 1519dengan dibantu oleh juan Sebastian delcano, ia berhasil mencapai kepulauan filifina, tetapi ferdinand terbunuh oelh penduduk asli filifina sekitar tahun 1521. Pelayarannya kemudian dilanjutkan oleh cano kemaluku yang diteruskan kembali kespanyol.  Inilah pelayaran yang pertama berhasil mengelilingi dunia.
A.    Masuknya VOC serta akibat yang ditimbulkannya
dengan adanya keberhasilan yang diraih oleh portugis dan spanyol maka Negara-negara eropa yang lainnya mencoba datang kedunia timur, khususnya Indonesia.
Ø  Pelayaran Cornelius de Houtman
Pada kurun waktu berikutnya, belanda mulai melakukan penjelajahan samudra. Hal ini didorong karena ditutupnya lisabon oleh spanyol bagi kapal-kapal belanda. Dengan demikian, situasi tersebut telah menyebabkan belanda berusaha untuk datang sendiri ke kepulauan rempah-rempah, yaitu Indonesia.
Dengan dibantu oleh para awak kapalyang pernah bekerja pada kapal-kapal portugis, tahun 1596 belanda mengirimkan 4 buah kapal dibawah kepemimpinan cornelis de houtman dan kemudian berhasil mendarat dibanten.
Dari banten, kemudian belanda melanjutkan perjalanan ke tuban dan Maluku. Di Maluku, belanda berhasil membawa rempah-rempah untuk dibawanya ke negerinya. Dengan keberhasilan tersebut, sehingga kepulauan nusantara banyak di datangi oleh para pedagang belanda.
Sejak pelayaran de houtman, maka banyak berdiri perusahaan-perusahaan dagang belanda yang masing-masing memiliki kapal sendiri kemudian berlayar ke Indonesia. Hal inilah yang menimbulkan persaingan antara para pedagang belanda. Para pedagang berusaha mendapatkan rempah-rempah di indonesia secepatnya. Memenuhi muatan kapalnya. Akibatnya harga pembelian rempah-rempah di Indonesia meningkat. Para pedagang dan petani Indonesia memperoleh keuntungan, sedangkan eropa harga rempah-rempah semakin merosot, karena makin banyaknya persediaan di pasaran eropa. Hal ini berpengaruh juga terhadap perdagangan rempah-rempah di Indonesia di kemudian hari.
Ø  Pembentukan VOC
Untuk mengatasi persaingan diantara pedagang belanda dan persaingan pedagang belanda dengan portugis, maka pedagang belanda dengan di dukung oleh pemerintahnya membentuk kongsi dagang yang bernama  VOC (vereenigde oost indische compagnie) pada tanggal 20 maret 1620. VOC adalah badan yang bersifat partikelir, dimana para pedagang belanda bergabung didalamnya.
Tujuan VOC di Indonesia, antara lain:
v  Menguasai pelabuhan-pelabuhan penting;
v  Menguasai kerajaan-kerajaan di Indonesia;
v  Melaksanakan monopoli perdagangan.
v  Menghindari persaingan yang tidak sehat sesama pedagang Belanda sehingga keuntungan dapat diperoleh secara maksimal.
v  Memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan dengan bangsa Eropa ataupun bangsa Asia lainnya.
v  Membantu pemerintah Belanda yang sedang berjuang menghadapi Spanyol yang ingin menguasai wilayah Belanda.
Agar VOC dapat berkembang dengan baik,pemerintah memberikan hak octroi (istimewa), yaitu hak untuk dapat bertindak sebagai suatu  Negara, hak-hak tersebut meliputi :
v  Hak monopoli perdagangan;
v  Hak untuk mencetak uang dan mengedarkan uang sendiri;
v  Hak menguasai dan mengikat perjanjian dengan kerajaan-kerajaan didaerah yang di kuasai;
v  Hak mengadakan pemerintahan sendiri;
v  Hak mengumumkan perjanjian dengan Negara lain;
v  Hak melaksananakan kekuasaan kehakiman;
v  Hak melakukan pemungutan pajak;
v  Hak memiliki angkatan perang sendiri.
Hak istimewa yang diberikan pemerintah Belanda menjadikan VOC sebagai pemerintah penjajah di Indonesia. Pada tahun 1605, VOC berhasil merampas daerah pertamanya di Indonesia, yaitu benteng milik Portugis di Ambon. Untuk memperlancar kegiatan monopolinya, VOC mengangkat seorang pemimpin dengan pangkat gubernur jenderal. Gubernur Jenderal VOC yang pertama adalah Pieter Both (1610–1614). Gubernur Jenderal VOC berada di pangkalan dagangVOC yang paling kuat, yaitu di Ambon . Namun, letak Ambon setelah beberapa waktu dirasakan kurang strategis sehingga VOC berkeinginan menguasai daerah lain untuk dijadikan pangkalan dagangnya paling kuat. Perhatian VOC ditujukan ke Jayakarta yang masuk wilayah Kerajaan Banten.
VOC di bawah pimpinan Gubernur Jenderal Jan Pieterzoon Coen pada tahun 1619 berhasil merebut Jayakarta. Orang-orang Banten yang berada di Jayakarta diusir. Kota Jayakarta dibakar pada tanggal 30 Mei 1619. J.P. Coen mengganti nama Jayakarta menjadi Batavia  sesuai dengan nama nenek moyang bangsa Belanda, bangsa Bataf. Batavia menjadi Markas Besar VOC.
Usaha VOC untuk menguasai perdagangan rempah-rempah makin mudah.VOC terus mengadakan perluasan wilayah kekuasaan. Pusat-pusat perdagangan penting di Nusantara berhasil dikuasai, antara lain Malaka (1641), Padang(1662), dan Makassar (1667). VOC juga menguasai daerah-daerah pedalaman,misalnya Mataram dan Banten yang banyak menghasilkan beras dan lada.
B.     Peraturan-peraturan yang ditetapkan VOCdalam pelaksanaan monopoli
v  VOC menentukan luas areal penanaman rempah-rempah.
v  VOC menentukan jumlah tanaman rempah-rempah.
v  VOC melarang rakyat Maluku menjual rempah-rempahnya selain kepadanya
v  VOC mengadakan pelayaran yang disebut sebagai pelayaran hongi , yaitu penebangan tanaman yang melebihi produksi.
VOC melakukan ekstirpasi karena penduduk berusaha memperluas areal tanaman rempah-rempah. Akibatnya, terjadi hasil yang berlebihan (kelebihan produksi) sehingga harga rempah-rempah merosot. Untuk mencegah terjadinya berbagai pelanggaran terhadap peraturan dalammonopoli, VOC mengadakan patroli yang disebut pelayaran Hongi. Patroli itu menggunakan perahu tradisional yang disebut kora-kora. Apabila terjadi pelanggaran terhadap peraturan monopoli, dapat segera ditindak oleh petugas patroli Hongi
Patroli Hongi juga telah melakukan penebangan tanaman cengkihsecara besar-besaran di Maluku. Penebangan tanaman cengkih secara besar-besaran oleh Belanda melaluipatroli Hongi disebut Ekstirpasi, tujuannya untuk menjaga agar harga tanaman tetap stabil di pasaran dunia. Akibat peraturan dalam monopoli tersebut, rakyat Maluku menjadi tertekandan tertindas. Hal itu tentu saja menimbulkan ketidakpuasan di kalangan rakyatMaluku terhadap VOC. Rakyat Maluku menaruh dendam terhadap VOCs ehingga sewaktu-waktu dapat berubah menjadi pemberontakan. Rakyat Maluku tidak takut terhadap ancaman hukuman dari VOC.
Dalam menumpas pemberontakan, VOC tidak segan-segan melakukan pembunuhan massal terhadap rakyat Maluku. Misalnya, padatahun 1621 VOC di bawah pimpinan J.P. Coen melakukan pembunuhan massal terhadap rakyat Maluku. Di Banda hampir 1.000 orang mati dibunuh VOC.Sistem monopoli dan pelaksanaan pelayaran Hongi yang dila-kukan VOC meninggalkan penga-laman pahit dalam hati rakyat Maluku sehingga sulit dilupakan.
C.     Persaingan dagang belanda dengan inggris
Mengetahui taktik perdagangan belanda dengan membentuk persekutuan dagang (VOC), maka inggris juga mendirikan kongsi dagang yang dinamakan IEC (east Indian company) pada tahun 1600 dengan operasi utamanya di indonesia. Inggris mengetahui kalau indonesia di kuasai oleh belanda. Maka inggris berniat merebut indonesia. Untuk mencapai tujuannya dibawah pimpinan lord minto sebagai gubernur jenderal inggris di kalkuta, didirikan ekspedisi inggris untuk merebut kekuasaan belanda di indonesia.
Pada tahun 1811 inggris merebut seluruh kekuasaan belanda di tanah indonesia, sehingga kekuasaan inggris di indonesia di bawah kepempinan sir Thomas Stanford raffles sampai tahun 1816. Berdasarkan konvensi London (Convention of London) tahun 1814, indonesia di serahkan kembali kepada belanda karena di anggap tidak ada untungnya. Adapun isi pokok dari konvensi London sebagai berikut :
v  Indonesia di kembalikan kepada belanda;
v  Jajahan-jajahan seperti sailan, kaap koloni, Guyana tetap di tangan inggris;
v  Cochain (di pantai Malabar) diambil oleh inggris dan Bangka di serahkan pada belanda sebagai gantinya.
D.    Pengalihan kekuasaan VOC ketangan belanda
a)      Pembubaran VOC
Memasuki abad ke-18 kejayaan dan kesuksesan yang diraih VOC tersebut dihadapkan pada berbagai kendala dan permasalahan yang cukup rumit. Kendala dan permasalahan yang dihadapi VOC, terutama yang berhubungan dengan masalah keuangan yang pada akhirnya membawa kongsi dagang itu kepada kebangkrutan. Hal ini disebabkan oleh factor internal VOC itu sendiri maupun factor eksternal di luar VOC yang menggerogoti keberadaan VOC. Factor internal yang menyebabkan kemerosotan VOC sebagai berikut :
Ø  Banyaknya pegawai VOC yang melakukan korupsi
Ø  Sulitnya melakukan pengawasan terhadap daerah kekuasaan VOC yang sangat luas
Factor eksternal yang menyebabkan kemerosotan VOC yaitu :
Ø  Meletusnya revolusi prancis yang menyebabkan belanda jatuh ketangan belanda dibawah kepemimpinan napoleon Bonaparte.
Ø  Reaksi penetangan oleh rakyat indonesia terhadap VOC dalam bentuk peperangan yang banyak menyedot dana dan tenaga.
Untuk  mengatasi berbagai kendala dan permasalahan tersebut,  VOC segera meminta bantuan berupa pinjaman uang kepada pemerintah belanda
Dalam perkembangan selanjutnya, VOC tidak memiliki pemasukan, sehingga utang VOC kepada pemerintah belanda semakin menumpuk dan tidak  mungkin sanggup untuk membayarnya. Setelah melihat ketidak beresan dalam kongsi dagang tersebut, pemerintah kerajaan belanda segera mengambil keputusan untuk mebubarkan VOC pada 31 desember 1799 dan pemerintah kerajaan belanda (pemerintah kerajaan bataaf)
Daftar pustaka
v  Prawoto, 2006. Seri IPS Sejarah 1. Yogyakarta: yudhistira
v  Tim Era Pustaka Utama, 2007. Sejarah untuk SMA/MA kelas XI. Surakarta: era pustaka utama
v  Supriatna, nana. Mamat ruhimat, kosim, 2007. Ilmu pengetahuan social untuk smp kelas VIII. Jakarta: Grafindo Media Utama

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar